Dalam kajian aqidah, ada satu hadits yang sering menjadi bahan perdebatan:
hadits tentang budak perempuan yang ditanya oleh Rasulullah ﷺ, “Di mana Allah?”
Sebagian memahaminya secara literal, sementara yang lain menafsirkannya dengan pendekatan ulama.
Lalu, mana yang benar?
Buku “Penjelasan Hadits Budak Perempuan Hitam” karya Dr. H. Kholilurrohman, MA hadir sebagai jawaban ilmiah untuk meluruskan pemahaman tersebut—dengan pendekatan dalil, kaidah, dan tradisi keilmuan Islam yang kuat.
Hadits yang Sering Disalahpahami
Hadits ini sering dijadikan dasar untuk menetapkan bahwa Allah berada di arah tertentu (di atas/langit).
Padahal, pemahaman seperti ini tidak sesederhana yang dibayangkan.
Melalui buku ini, penulis menunjukkan bahwa:
- Hadits tersebut memiliki konteks tertentu
- Tidak bisa dipahami secara tekstual tanpa penjelasan ulama
- Harus dilihat dalam kerangka aqidah Ahlussunnah
Dengan kata lain, memahami hadits tidak cukup hanya membaca terjemahan—perlu ilmu dan metode.
Pendekatan Ulama: Bukan Sekadar Terjemahan
Salah satu kekuatan buku ini adalah penjelasan bagaimana para ulama memahami hadits tersebut, di antaranya:
- Ada yang menafsirkannya sebagai pertanyaan tentang keagungan Allah, bukan lokasi
- Ada yang memaknainya sebagai ujian keimanan, bukan penetapan tempat
- Ada pula yang menekankan bahwa Allah tidak terikat oleh ruang dan arah
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemahaman ulama jauh lebih dalam dibanding sekadar membaca teks secara literal.
Meluruskan Aqidah, Menjaga Tauhid
Buku ini menegaskan prinsip penting dalam aqidah:
Allah tidak menyerupai makhluk, tidak berada dalam ruang, dan tidak dibatasi arah.
Karena itu, memahami hadits secara keliru justru bisa membawa kepada pemahaman yang menyimpang, seperti:
- Menyerupakan Allah dengan makhluk (tasybih)
- Membatasi Allah dengan arah dan tempat
- Mengabaikan kaidah ulama dalam memahami dalil
Bukan Sekadar Bantahan, Tapi Edukasi
Buku ini tidak hanya membantah, tetapi juga mendidik pembaca untuk:
- Memahami dalil secara komprehensif
- Mengikuti metode ulama dalam beragama
- Tidak tergesa-gesa dalam menyimpulkan
Dengan pendekatan ini, pembaca tidak hanya mendapatkan jawaban, tetapi juga cara berpikir yang benar dalam memahami agama.
Bahasa Mudah, Isi Mendalam
Meskipun membahas tema aqidah yang cukup berat, buku ini disajikan dengan:
- Bahasa yang ringan dan komunikatif
- Penjelasan yang sistematis
- Argumentasi yang kuat namun tetap mudah dipahami
Cocok untuk:
- Santri dan mahasiswa
- Guru dan dai
- Masyarakat umum yang ingin memahami aqidah dengan benar
📚 Kelebihan Buku Ini
- ✔ Fokus pada satu hadits penting yang sering diperdebatkan
- ✔ Menggunakan pendekatan ulama Ahlussunnah
- ✔ Meluruskan pemahaman tanpa provokatif
- ✔ Cocok untuk pembelajaran aqidah dasar hingga lanjut
🛒 Miliki Bukunya Sekarang
Jangan biarkan pemahaman aqidah Anda dibangun dari tafsir yang terburu-buru.
Pelajari dari sumber yang ilmiah dan terpercaya.
👉 Pesan sekarang di Shopee:
🔗 https://shopee.co.id/maktabahmanaratulquran
✨ Memahami Hadits Butuh Ilmu, Bukan Sekadar Terjemahan
Satu hadits bisa menjadi petunjuk…
atau justru menyesatkan, jika dipahami tanpa ilmu.
Buku ini membantu Anda memahami dengan benar—sebagaimana para ulama memahaminya.

